14/04/2021
Mengenal Alocasia, Tanaman Cantik Berdaun Lebar Yang Paling Dicari

Mengenal Alocasia, Tanaman Cantik Berdaun Lebar Yang Paling Dicari

Mengenal Alocasia, Tanaman Cantik Berdaun Lebar Yang Paling Dicari

Mengenal Alocasia, Tanaman Cantik Berdaun Lebar Yang Paling Dicari

Daun-daun lebar alocasia kian digemari pencinta tanaman. Tanaman bersama wujud daun yang beragam selanjutnya diprediksi makin lama naik daun ke depannya. Terutama sesudah tipe baru ditemukan di sedang hutan Sulawesi.
FS88BET
”KAMI umumnya mengerti asalnya dari hutan Kalimantan, nah tiga bulan yang selanjutnya baru ketemu nih yang di Sulawesi,” ucap Rendy Rizki Apriyadi, salah seorang kolektor alocasia di Surabaya. Memang alocasia sp sulawesi selanjutnya punya ciri khas tersendiri. Bentuk daunnya tak lebar-lebar layaknya tipe lainnya, tapi bercabang-cabang. ”Makanya, oleh warga setempat dikenalnya sebagai tanduk rusa,” papar Rendy. Nama jacklyn disematkan terhadap tipe tersebut.

Harganya terhitung memadai tidak serupa bersama jenis-jenis lainnya. Rendy menyatakan, satu daun jacklyn dapat dihargai hingga Rp 600 ribu. ”Sedangkan tipe lain, umumnya di kisaran Rp 250 ribu–Rp 500 ribu. Itu untuk satu pot bersama tiga daun ukuran induk,” mengerti pemilik Babeeplantz Sub tersebut. Jika dilihat lebih dekat, daun jacklyn sebetulnya punya bulu-bulu halus. Hampir mirip bersama tipe black velvet. Bulu halus macam kain beludru.

Tanaman alocasia sebetulnya bukan tanaman rewel. Memang harus tersedia sistem adaptasi jika baru pertama memiliki. Alocasia tumbuh di hutan agar butuh level kelembapan khusus yang jarang diperoleh di kota panas layaknya Surabaya. ”Kalau di Malang, fasilitas tanamnya memadai tanah subur dikarenakan kelembapannya cocok,” sambung pria kelahiran 1993 tersebut. Jika idamkan menanamnya di Surabaya, fasilitas tanam harus diutak-atik agar lebih nyaman bagi alocasia.

Rendy meracik sendiri fasilitas tanamnya. Dia memanfaatkan campuran tanah subur dan humus bambu. Pada tipe jacklyn, Rendy memberi tambahan akar pakis yang dicacah sebagai tambahan agar fasilitas tanam makin lama poros. ”Memang pas adaptasi itu, tersedia sistem daun agak layu dulu,” jawabnya.

Media tanam selanjutnya terhitung dilengkapi bersama lapisan lumut hutan. Lapisan topping selanjutnya sebabkan fasilitas tanam terjaga kelembapannya. Pada pas propagasi, Rendy umumnya memanfaatkan lumut gambut atau sphagnum moss.

Untuk melindungi kelembapan alocasia, tehnik peletakan dan penyiraman terhitung harus diperhatikan. Alocasia sebaiknya diletakkan di luar ruangan agar beroleh cahaya matahari yang cukup. ”Tapi di-shading ya, bukan cahaya matahari langsung,” imbuhnya. Rendy sendiri meletakkannya di dekat jendela tempat tinggal dan melakukan rotasi rutin agar seluruh koleksinya mendapat cahaya matahari.

Penyiraman dilakukan segera terhadap fasilitas tanam hingga basah menyeluruh. Biasanya penyiraman diulangi setiap 3 hari. ”Kadang dicek aja, tanahnya tetap agak basah atau telah kering bersama celupkan jari kita,” mengerti pria asli Surabaya tersebut. Saat musim hujan, perawatan menjadi lebih ringan ulang dikarenakan kelembapan lebih terjaga.

Penyiraman sebaiknya tak segera dilakukan ke daun. Untuk melindungi kelembapan, Rendy punya formalitas tiap pagi untuk menyalakan spray ukuran kecil bagi alocasia miliknya. Serupa sprinkler di greenhouse besar. Manfaatnya, memberi tambahan suhu yang lebih adem dan kelembapan yang tepat bagi alocasia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *